Suara Hati Sang Kekasih

Jum’at yang berkabung
Oleh : SYO
Padang, 30 Maret 2018 pukul 20.37 WIB


Rasa rindu yang menggebu dalam dada
Tak tahu untuk siapa
Ini long weekend, tak mungkin rindu ini teruntuk keluarga tercinta
Mereka selalu di sisiku

Rindu ini menghadirkanmu dalam mimpiku
Seolah engkau tahu setiap saat hatiku gelisah dan sendu
Kita tak memiliki ikatan apapun
Dan tak akan mungkin pernah punya ikatan
Dan aku telah lama mengikhlaskanmu
Membiarkanmu stabil dengan ion lainnya

Aku malah tengah mempersiapkan diri sekarang
Untuk bertemu dengan ion lain yang akan menstabilkanku
Tapi kenapa engkau muncul kembali?
Meski hanya dalam mimpi
Mengganggu kestabilanku

Aku hanya bisa berharap dan berdo’a pada yang Kuasa
Moga engkau sakinah, mawaddah warahmah bersamanya
Menjadi jodoh hingga ke jannah
Meski saat aku mengucapkan itu bulir-bulir air mata jatuh dipipiku
Wajahku terasa terbakar
Hatiku perih bak tertusuk sembilu
Terkesan tak ikhlas dalam mendo’akan
Namun...
Do’a itu tulus ...

 Aku tak mau menjadi benalu atau bahkan perusak
Mengikhlaskanmu adalah hal terbaik menurutku
Daripada tetap mengkhayal untuk bisa engkau cintai

Tak pernah terlintas dalam diriku untuk ikhlas menjadi madumu
Karena kasih dan sayangku pada pendampingmu
Aku dan dia sama
Kita saling terhubung
Begitu kata Sang Pencipta
Kodratnya jika aku terluka saat dicubit seseorang
Maka begitu juga orang lain jika mengalami hal yang sama

Aku tak mau sakit dan menyakiti
Aku ingin kita sama-sama bahagia
Meski takdir mengatakan bahwa kita tak berjodoh
Itu pulalah sebabnya aku tetap memendam rasa selama 7 tahun
Dan langsung mundur teratur saat kau umumkan hari bahagia itu

Jadi...
Esok, apapun warna hatiku
Ku mohon jangan datangi ku lagi
Meski sekedar lewat di alam mimpi
Aku takut terombang ambing lagi

Ku mohon dari hatiku yang terdalam
Karena yang akan sakit hanya diriku
Di alam sadarku, ku sudah tak memikirkan atau berharap padamu
Dalam alam bawah sadarku aku tak tau
Karena ku tak bisa menyelaminya sendiri

Kolegaku berkata, ini karena ku masih memikirkanmu
Dan kuharap rasa dan pikiran tentangmu bisa hilang seiring berlalunya waktu
Baik secara sadar ataupun tidak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paralayang Live

BONGKAR RAHASIA OKNUM YANG MENGAKU PIHAK TELEGRAM